Friday, February 13, 2015

Apa tingkatan organisasi pada makhluk hidup?

Jenjang kehidupan atau tingkatan organisasi makhluk hidup adalah sebagai berikut.
1. Individu
Individu merupakan organisme tunggal yang termasuk dalam spesies tertentu. Contoh, seekor ayam, seekor kucing, sebatang pohon pisang, sebatang pohon kelapa, dan seorang manusia. Untuk mempertahankan hidupnya, satu jenis organisme dihadapkan pada masalah-masalah yang cukup
rumit. Seperti untuk mempertahankan diri dari musuh atau untuk mendapatkan makanan.

2. Populasi
Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang berkumpul dan hidup pada suatu daerah dan waktu tertentu. Contoh, populasi ayam di desa Jati Makmur pada tahun 2000 berjumlah 5.555 ekor. Ukuran populasi dapat berubah sepanjang waktu. Perubahan ukuran dalam populasi tersebut disebut dinamika populasi.

3. Komunitas
Komunitas adalah suatu kumpulan dari berbagai populasi pada suatu kawasan tertentu yang saling berinteraksi dan memengaruhi satu sama lain. Komunitas memiliki komponen yang lebih kompleks jika dibandingkan dengan individu dan populasi. Dalam komunitas, semua komponen saling berinteraksi dengan pola yang beraneka macam.

4. Ekosistem
Ekosistem merupakan suatu kumpulan dari komunitas yang berbeda yang memiliki ciri khas yang berbeda dan memiliki hubungan yang saling memengaruhi. Komponen penyusun ekosistem adalah produsen (tumbuhan hijau), konsumen (herbivora, karnivora, dan omnivora),
dan dekomposer/pengurai (mikroorganisme).

5. Biom
Beberapa ekosistem yang terdapat pada suatu wilayah geografis dengan iklim dan kondisi yang sama disebut biom. Semua biom di Bumi dengan berbagai macam dan ragamnya membentuk tingkatan tertinggi pendukung kehidupan yang disebut biosfer.

Apa pengertian dan juga aspek-aspek Teknologi informasi dan komunikasi ?

Definisi Teknologi Informasi dan Komunikasi
Media tradisional seperti media cetak bisa dikatakan sebagai media pengirim informasi satu arah. Berbeda dengan radio dan TV yang diintegrasikan dengan kemampuan talkshow didukung fax dan telepon, memungkinkannya informasi yang bersifat dua arah. Kemudian internet, dimana penggunanya cukup melihat judul artikel dan sedikit browsing untuk melihat akurasi sebuah berita
maka informasi akan lebih cepat sampai dan terjadi interaksi dua arah. Dan biasanya, para pengguna
aktif Internet sudah memperoleh indeks informasi dari berbagai diskusi di internet (mailing list)

Sebelum menyebutkan tentang pengertian teknologi informasi dan komunikasi, marilah kita melihat sejarah awalnya komunikasi dilakukan. Tentu kamu masih ingat ketika belajar sejarah bersama gurumu bahwa pada zaman dahulu manusia melakukan komunikasi menggunakan kata-kata, kode-kode, bunyi-bunyian dan berbagai bentuk simbol tertentu untuk menyampaikan informasi berupa ide atau gagasan walau hanya sekedar mengobrol, hal itu karena mereka belum mengenal tulisan.

Kemudian, komunikasi berkembang sampai sekarang menggunakan gambar dan tulisan dengan berbagai macam alat bantu seperti surat, e-mail, bahkan sampai menggunakan fasilitas teleconference yang memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah dalam waktu yang bersamaan. Dalam kehidupan sehari-hari dapat dicontohkan misalnya dengan membandingkan antara surat dengan e-mail. Zaman dulu orang mengirim surat ke kantor pos dan dalam beberapa hari baru sampai ke tempat tujuan. Dengan adanya internet, mengirim surat dapat dilakukan melalui fasilitas e-mail dan pesan akan sampai dalam hitungan beberapa detik saja.
Beberapa pengertian teknologi informasi dan komunikasi berikut ini:

Teknologi informasi dan komunikasi terdiri dari dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi.
  • Teknologi Informasi adalah segala hal yang berkaitan dengan proses manipulasi dan pemrosesan informasi
  • Sedangkan Teknologi Komunikasi adalah segala hal yang berkaitan dengan proses menyampaikan informasi dari pengirim ke penerima. Menurut Haag dan Keen (1996), teknologi informasi adalah seperangkat alat yang digunakan untuk membantu tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan data.
  • Menurut Martin (1999), teknologi tak hanya terbatas pada teknologi komputer (hardware dan software) yang digunakan dalam pemrosesan informasi, melainkan mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.
  • Menurut Williams dan Sawyer (2003), teknologi informasi adalah penggabungan komputasi yaitu komputer dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara dan video.
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi sering disingkat TIK atau ICT (information and communication technology). Ada juga yang menyebut dengan istilah “telematika” yaitu singkatan dari telekomunikasi dan informatika.

Secara garis besar, dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi diartikan sebagai teknologi untuk memperoleh, mengolah, menyimpan, dan menyebarkan berbagai jenis file informasi dengan memanfaatkan komputer dan telekomunikasi yang lahir dari dorongan-dorongan kuat untuk menciptakan inovasi dan kreatifitas baru yang dapat mengatasi segala kemalasan dan kelambatan kinerja manusia.

Fungsi langka tubuh pada manusia dan juga jenis-jenis tulang rangka penyusun

Apakah fungsi rangka tubuh bagi manusia? Rangkatubuh bagi manusia memiliki fungsi sebagai berikut.
  1. Memberi bentuk, contohnya tulang tengkorak yang memberi bentuk pada wajah.
  2.  Sebagai penopang tubuh, contohnya tulang kaki yang menopang seluruh tubuh
  3. Melindungi organ-organ dalam, contohnya tulangtulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-paru.
  4. Alat gerak pasif.
  5. Tempat melekatnya otot, misalnya pada tulang kering (tibia) menempel otot.
Secara garis besar, tulang penyusun rangka tubuh terbagi menjadi tiga bagian, yaitu tulang tengkorak, tulang anggota badan, dan tulang anggota gerak .
1. Tulang Tengkorak
Tulang tengkorak merupakan tulang pembentuk kepala. Tulang-tulang tengkorak sebagian besar disusun tulang yang berbentuk pipih. Tulang-tulang tersebut saling berhubungan membentuk tengkorak. Di dalam tengkorak ini terdapat mata, otak, dan organ lainnya yang terlindung oleh tulangtulang tengkorak tersebut. Tulang tengkorak tersusun atas tulang pipi, tulang rahang, tulang mata, tulang hidung, tulang dahi, tulang ubun-ubun, tulang pelipis, dan tulang baji.

2. Tulang Anggota Badan
Tulang anggota badan tersusun oleh tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, dan gelang panggul. Masing-masing tulang tersebut membentuk kesatuan. Tulang anggota badan berfungsi melindungi organ-organ dalam yang lunak, seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan organ lainnya.

a. Tulang Belakang
Tulang belakang tersusun atas ruas-ruas tulang yang fleksibel, tetapi kuat. Tulang belakang terdiri atas 33 ruas, yaitu 7 ruas tulang leher, 12 ruas tulang punggung, 5 ruas tulang pinggang, 5 ruas tulang kelangkang (sakrum), dan 4 ruas tulang ekor.

b. Tulang Dada
Tulang dada terletak dekat tulang rusuk atau lebih tepatnya di tengah-tengah dada. Tulang dada terdiri atas bagian hulu, badan, dan taju pedang.

b. Tulang Dada
Tulang dada terletak dekat tulang rusuk atau lebih tepatnya di tengah-tengah dada. Tulang dada terdiri atas bagian hulu, badan, dan taju pedang.

d. Tulang Panggul
Gelang panggul atau tulang panggul terletak di ujung bawah tulang belakang. Gelang panggul terdiri atas 2 tulang usus (ilium), 2 tulang kemaluan (ischium), dan 2 tulang duduk (pubis).

3. Tulang Anggota Gerak
Tulang anggota gerak pada manusia terdiri atas tulang anggota gerak bagian atas (tangan) dan tulang anggota gerak bagian bawah (kaki). Masing-masing tulang tersebut tersusun oleh beberapa tulang.
Tulang anggota gerak bagian atas atau tangan terbentuk dari tulang lengan atas (humerus), tulang pengumpil (radius), dan tulang hasta (ulna). Adapun tulang penyusun anggota gerak bagian bawah adalah tulang paha (femur), tulang betis (fibula), dan tulang kering (tibia).

Bentuk-bentuk imbuhan meng-

A. Bentuk imbuhan meng-
Berikut ini 6 kaidah dalam pembentukan imbuhan meng-.
1. Kaidah 1
  • mengarah -      berasal dari-      meng - arah
  • menginjak     -berasal dari -      meng - injak
  • mengubah-     berasal dari-       meng - ubah
  • mengelak-     berasal dari-        meng - elak
  • mengolah -    berasal dari -       meng - olah
  • mengganggu- berasal dari -      meng - ganggu
  • mengharap-    berasal dari -     meng - harap

Kesimpulannya imbuhan meng- dapat dilekatkan pada kata dasar yang didahului fonem
vokal (a, i, u, e, o), dan fonem (g, h, k). Khusus fonem /k/, fonem tersebut luluh.

2. Kaidah 2
  • membangun berasal dari             meng - bangun
  • memaku       berasal dari             meng - paku
  • memoto       berasal dari              meng - foto
  • memveto      berasal dari             meng - veto

Imbuhan meng- berubah menjadi mem- jika dilekatkan pada kata dasar yang diawali fonem
b, p, f, v.

3. Kaidah 3
  • mencuci      berasal dari          meng - cuci 
  • mendengar berasal dari           meng - dengar
  • menjala      berasal dari           meng - jala
  • menerkam berasal dari            meng - terkam

Imbuhan meng- berubah menjadi men- jika dilekatkan pada kata dasar yang didahului fonem c, d, j, t.

4. Kaidah 4
  • merokok     berasal dari meng - rokok
  • melatih       berasal dari meng - latih
  • memakan    berasal dari meng - makan
  • mewabah    berasal dari meng - wabah
  • meyakini    berasal dari meng - yakin\

Imbuhan meng- berubah menjadi me- jika dilekatkan pada kata dasar yang didahului
fonem l, m, r, w, y.

5. Kaidah 5
  • menyapu    berasal dari meng - sapu
  • menyusu    berasal dari meng - susu
  • menyela     berasal dari meng - sela

Imbuhan meng- berubah menjadi meny- jika dilekatkan pada kata dasar yang didahului fonem s.

6. Kaidah 6
  • mengebom    berasal dari meng - bom
  • mengepel      berasal dari meng - pel
  • mengetik       berasal dari meng - tik
  • mengecor      berasal dari meng - cor
  • mengebor      berasal dari meng - bor
  • mengelas       berasal dari meng - las

Imbuhan meng- berubah menjadi menge jika dilekatkan pada kata dasar yang hanya terdiri atas satu suku kata.

Apa saja jenis-jenis hikayat cerita?

1. Pengertian Hikayat
Hikayat berasal dari bahasa Arab hikayah yang berarti kisah, cerita, atau dongeng. Dalam sastra Melayu lama, hikayat diartikan sebagai cerita rekaan berbentuk prosa panjang berbahasa Melayu, yang menceritakan tentang kehebatan dan kepahlawanan orang ternama dengan segala kesaktian, keanehan, dan karomah yang mereka miliki. Orang ternama tersebut biasanya raja, puteraputeri raja, orang-orang suci, dan sebagainya. Hikayat termasuk karya yang cukup populer di masyarakat Melayu dengan jumlah cerita yang cukup banyak. Kemunculan genre ini merupakan kelanjutan dari ceritera pelipur lara yang berkembang dalam tradisi lisan di masyarakat, kemudian diperkaya dan
diperindah dengan menambah unsur-unsur asing, terutama unsur Hindu dan Islam. Dalam kehidupan masyarakat Melayu sehari-hari, hikayat ini berfungsi sebagai media didaktik (pendidikan) dan hiburan.

2. Pembagian Jenis Hikayat
Hikayat bisa dibedakan jenisnya berdasarkan historis (sejarah) dan isinya.
a. Berdasarkan historis (sejarah) Berdasarkan nilai historis, hikayat dalam sastra Melayu terdiri dari tiga jenis, yaitu sebagai berikut.

1) Hikayat berunsur Hindu, yaitu hikayat yang berinduk pada dua hikayat utama,
yaitu Hikayat Sri Rama dan Mahabharata. Dari dua kisah ini, kemudian berkembang kisah atau hikayat lain, seperti Hikayat Pandawa Lima dan Hikayat Sri Rama.

2) Hikayat berunsur Hindu-Islam, yaitu hikayat yang terpengaruh unsur Hindu dan Islam. Hikayat ini merupakan hikayat yang berasal dari tradisi Hindu, kemudian diubah sesuai dengan masuknya unsur-unsur Islam. Contohnya adalah Hikayat Jaya Lengkara, Hikayat Si Miskin, dan Hikayat Inderaputera.

3) Hikayat berunsur Islam, yaitu hikayat yang hanya berunsur Islam dan berasal dari tradisi sastra Arab-Persia. Contohnya adalah Hikayat 1001 Malam (Abunawas), Hikayat Qamar al-Zaman, dan sebagainya.

b. Berdasarkan isinya
Berdasarkan isinya, hikayat dapat digolongkan ke dalam tiga jenis, yaitu sebagai berikut.
1) Jenis rekaan, contohnya Hikayat Malim Dewa.
2) Jenis sejarah, contohnya Hikayat Hang Tuah, Hikayat Pattani, dan Hikayat Raja-Raja Pasai.
3) Jenis biografi, contohnya Hikayat Abdullah dan Hikayat Sultan Ibrahim bin Adam.