Thursday, December 13, 2012

Program Class Turunan pada Microsoft Visual C++

// class_intanse_pert 10.cpp : Defines the entry point for the console application.
//

#include "stdafx.h"
#include <iostream>
using namespace std;

class perhitungan
{public:
        void lingkaran();
        void segitiga();
        void conversi_suhu();
private:
    double a,b,c,d;
};
void
perhitungan::lingkaran()
{
cout<<"    Menghitung Luas Lingkaran"<<endl;
cout<<"    Masukkan jari-jari lingkaran =";cin>>a;
c=3.14*a;
cout<<"Luas Lingkaran adalah ="<<c<<endl;
}

void
perhitungan::segitiga()
{
cout<<"    Menghitung Luas segitiga"<<endl;
cout<<"    Masukkan panjang alas segitiga =";cin>>a;
cout<<"    Masukkan tinggi segitiga =";cin>>b;
c=0.5*a*b;
cout<<"Luas segitiga adalah ="<<c<<endl;
}
void
perhitungan::conversi_suhu()
{
cout<<"    Conversi suhu"<<endl;
cout<<"    Masukkan derajat celcius =";cin>>a;
b=1.8*a+32;
c=0.8*a;
d=a+273;
cout<<a<<" derajat celcius = "<<b<<"Fahrenheit"<<endl;
cout<<a<<" derajat celcius = "<<c<<"Reamur"<<endl;
cout<<a<<" derajat celcius = "<<d<<"Kelvin"<<endl;
}




int main()
{
    char ulang;
    do{system("cls");
    int pilih;
            cout<<" 1. Menghitung Luas Lingkaran"<<endl;
            cout<<" 2. Menghitung Luas Segitiga"<<endl;
            cout<<" 3. Menghitung Luas Conversi Suhu"<<endl;
            cout<<endl;
            cout<<"Masukkan pilihan Anda [1..3] !";cin>>pilih;
            cout<<endl<<endl;
    perhitungan hitunglah;

    if(pilih==1){
        hitunglah.lingkaran();
    }else if(pilih==2){
        hitunglah.segitiga();
    }else if(pilih==3){
        hitunglah.conversi_suhu();
    }else{cout<<"Anda salah memasukkan pilihan";}
    cout<<endl<<endl;

    cout<<"Mau Mengulang lagi [Y/T] ?";cin>>ulang;
    }while ((ulang=='y')||(ulang=='Y'));
   
    return 0;
}

Program Class Intanse Visual Studio C++

// class_intanse_pert 10.cpp : Defines the entry point for the console application.
//

#include "stdafx.h"
#include <iostream>
using namespace std;

class perhitungan
{public:
        void lingkaran();
        void segitiga();
        void conversi_suhu();
private:
    double a,b,c,d;
};
void
perhitungan::lingkaran()
{
cout<<"    Menghitung Luas Lingkaran"<<endl;
cout<<"    Masukkan jari-jari lingkaran =";cin>>a;
c=3.14*a;
cout<<"Luas Lingkaran adalah ="<<c<<endl;
}

void
perhitungan::segitiga()
{
cout<<"    Menghitung Luas segitiga"<<endl;
cout<<"    Masukkan panjang alas segitiga =";cin>>a;
cout<<"    Masukkan tinggi segitiga =";cin>>b;
c=0.5*a*b;
cout<<"Luas segitiga adalah ="<<c<<endl;
}
void
perhitungan::conversi_suhu()
{
cout<<"    Conversi suhu"<<endl;
cout<<"    Masukkan derajat celcius =";cin>>a;
b=1.8*a+32;
c=0.8*a;
d=a+273;
cout<<a<<" derajat celcius = "<<b<<"Fahrenheit"<<endl;
cout<<a<<" derajat celcius = "<<c<<"Reamur"<<endl;
cout<<a<<" derajat celcius = "<<d<<"Kelvin"<<endl;
}




int main()
{
    char ulang;
    do{system("cls");
    int pilih;
            cout<<" 1. Menghitung Luas Lingkaran"<<endl;
            cout<<" 2. Menghitung Luas Segitiga"<<endl;
            cout<<" 3. Menghitung Luas Conversi Suhu"<<endl;
            cout<<endl;
            cout<<"Masukkan pilihan Anda [1..3] !";cin>>pilih;
            cout<<endl<<endl;
    perhitungan hitunglah;

    if(pilih==1){
        hitunglah.lingkaran();
    }else if(pilih==2){
        hitunglah.segitiga();
    }else if(pilih==3){
        hitunglah.conversi_suhu();
    }else{cout<<"Anda salah memasukkan pilihan";}
    cout<<endl<<endl;

    cout<<"Mau Mengulang lagi [Y/T] ?";cin>>ulang;
    }while ((ulang=='y')||(ulang=='Y'));
   
    return 0;
}

Intel akan Akhiri Penggunaan Socket Prosesor

Kabar tidak mengenakan datang Intel untuk pengguna PC yang suka melakukan ugrading prosesor. Pasalnya Intel berencana akan menghapuskan penggunaan soket Prosesor. Ini akan membuat prosesor terintegrasi langsung dengan motherboard(built in). Dengan kata lain jika ingin meningkatkan kemampuan PC Desktopnya maka pengguna harus mengganti juga motherbornya.

Perubahan cara dalam menghubungkan prosesor pada mainboard mungkin akan membuat perubahan menyeluruh pada PC Desktop yang kita temui saat ini.




Prosesor desktop biasanya melekat pada mainboard melalui sebuah socket. Prosesor Intel yang kompatibel dengan socket pada mainboard bisa dipasang dengan mudah oleh pengguna, penggemar PC desktop maupun suplier PC. Menurut kabar yang beradar, kini desain tersebut terancam tidak lagi digunakan Intel.

Sementara prosesor mobile yang disolder langgsung pada mainboard, memiliki kelebihan pada desain yang lebih canggih, karena ruang dalam perangkat mobile sangat sensitif dimana setiap milimeter sangat berharga.

Sedangkan bagi para pendukung komputer desktop, prosesor yang disolder langsung pada mainboard bisa menjadi bencana, karena akan membunuh pasar antusias seperti gamer, yang ingin memilih berbagai jenis prosesor sesuai kebutuhan mereka.

Menurut Semiaccurate, rencana Intel tersebut akan berlaku mulai rancangan chip Broadwell untuk mobile yang akan digulirkan sekitar tahun 2014. Namun laporan tersebut mengungkapkan, rencana tersebut belum diputuskan secara bulat dan Intel akan kembali membawa socket dengan rancangan chip yang dinamai Skylake.

Laporan yang sama juga menyebutkan, pergeseran dari desktop ke mobile mencerminkan Intel kini sedang mengalami krisis kepercayaan diri, karena prosesor hemat energi ARM menguasai hampir seluruh smartphone dan tablet dunia.


sumber bhinneka

Apple dan Google Joint Beli Paten Kodak



Kodak yang telah bangkrut diawal tahun yang lalu. Hak Paten tentu jadi diperebutkan. Kodak yang sempat menjadi vendor kamera papan atas. Ini menjadi motifasi dari perusahaan besar seperti Apple dan Google.
Apple dan Google diberitakan telah membuat suatu aliansi untuk membeli hak paten milik Kodak. Seperti dikutip dari Bloomberg, dua perusahaan ini akan membeli 1100 hak paten dengan nilai sebesar 500 juta dollar AS.

                                                 


Paket paten ini telah mulai diperebutkan sejak perusahaan kamera ini memasuki masa bangkrut pada bulan Januari tahun ini. Konsorsium dari Apple dan Google telah mencoba merayu sejak kala itu namun harganya masih terlalu tinggi.

Proses perdamaian

Konsorsium dari beberapa perusahaan yang saling bersaing untuk membeli hak paten sebenarnya hal yang wajar. Ini merupakan salah satu cara yang bisa ditempuh agar perusahaan tersebut tidak saling tuntut hanya karena masalah hak paten.

Meskipun keduanya merupakan rival dalam industri tablet dan smartphone, kedua belah pihak mencari jalan keluar dari perang paten yang tidak berkesudahan yang telah mendominasi berita utama dalam beberapa tahun terakhir.

sumber bhinneka

Instagram tak Dukung dan Terintegrasi lagi dengan Twiiter

Berita buruk bagi pengguna twitter di seluruh dunia!  Instagram sebagai penyedia layanan photo sudah menghapus dukungan untuk Twitter sepenuhnya. Ini berarti foto yang Anda upload di Instagram, hanya akan berupa link ketika sampai di akun Twitter Anda.

Beberapa minggu terakhir, Instagram memang menghilangkan dukungan untuk Twitter Card yang menyebabkan beberapa foto Instagram terlihat seperti terpotong ketika dibuka. Tapi kini Instagram benar-benar sudah memutus dukungan untuk Twitter secara utuh.

Hal ini didukung pula oleh konfirmasi Twitter melalui akun resminya yang tertulis “Instagram sudah menonaktifkan fitur integrasi foto dengan Twitter. Kini foto yang di-upload pada Instagram tidak akan muncul pada Twit atau galeri foto user”.

Seperti yang kita ketahui, saat ini Instagram sepenuhnya milik rival terberat dari Twitter, siapa lagi kalau bukan Facebook. Facebook sudah mengakuisisi(membeli) Instagram beberapa waktu yang lalu. Persaingang bisnis menjadi alasan utamanya. Jadi sepertinya masuk akal mengenai tindakan Instagram menghapus dukungan untuk Twitter didalam fungsinya.

sumber bhinneka